(Sumber : Majalah Digital Camera Volume 3 2008)
Anda hanya memerlukan empat macam mode untuk membuat foto yang menawan. Kalau anda tahu bagaimana dan kapan memanfaatkannya.
(Sumber : Majalah Digital Camera Volume 3 2008)
Anda hanya memerlukan empat macam mode untuk membuat foto yang menawan. Kalau anda tahu bagaimana dan kapan memanfaatkannya.
Untuk memulai segala sesuatu, pasti ada pendahuluannya. Waktu tadi browsing, saya menemukan artikel tentang Sejarah Fotografi. Lumayan juga untuk menambah ilmu, sambil belajar juga. Dimohon kesabarannya untuk membaca karena lumayan panjang juga artikelnya. Selamat menikmati..
Istilah ‘fotografi’ berasal dari dua kata “foto” dan “grafi” yang dalam bahasa Yunani, foto berarti cahaya dan grafi berarti menulis atau melukis, sehingga “fotografi” dapat diartikan sebagai “melukis dengan cahaya”. Dalam fotografi, kehadiran cahaya adalah mutlak perlu, karena mulai dari pemotretan hingga pencetakan film menjadi foto, kedua-duanya membutuhkan cahaya. Menurut catatan sejarah, asal muasal fotografi “ditemukan” secara kebetulan oleh Ibn Al Haitam pada abad ke-10, bahwa pada salah satu dinding tendanya terlihat suatu gambar, yang setelah diselidiki ternyata berasal dari sebuah lubang kecil pada dinding tenda yang berhadapan di dalam tendanya itu. Ternyata pula bahwa gambar tersebut sama dengan pemandangan yang berada di luar tenda, hanya posisinya terjungkir balik, pohon-pohon kurma dengan daun-daunnya berada di bawah, sedangkan badan/batang dan tanah berada di atas (hal ini kemudian diketahui berdasarkan cahaya selalu melintas lurus, sesuai ilmu alam).